#WhatGitaReads: Eleanor and Park - Rainbow Rowell

Minggu, Maret 04, 2018

Hai! Sudah lama ya ngga posting tentang #whatgitareads karena jarang baca buku akhir2 ini hiks. Kemarin tuh lagi keranjingan nontonin drama hukumnya Korea (yes, ternyata kasusnya seru2 banget!), jadinya baca bukunya terlupakan.

Tapi as always, resolusi setiap tahun adalah bisa baca buku lebih banyak, jadilah di awal tahun ini mau mulai rajin baca lagi.



Buku pertama yang selesai di 2018 ini adalah #EleanorandPark. Sesuai judulnya, buku ini nyeritain kisah cinta remajanya Eleanor sama Park. Sebelumnya, pernah baca review orang tentang novel karya #RainbowRowell ini dan hasilnya positif. 

Jujur saja, pas mulai baca saya memang tidak berekspektasi lebih karena genre bukunya memang ringan. Tapi ternyata....ceritanya ga seringan itu haha. Malah dalem.

Eleanor dan Park pertama kali ketemu di bus sekolah. Park yang gasuka basa-basi dan gasuka sorotan, selalu duduk sendiri. Sampai suatu ketika, Eleanor yang anak baru harus duduk di sebelahnya. Awalnya, Park benci banget karena ngerasa Eleanor 'ngerebut' tempat dan ketenangannya (padahal Eleanor juga diem aja sih ga bawel dan ga ganggu cuma ya Park tetep sebel).

Berawal dari sebuah komik, Park mulai membuka diri. Dia dan Eleanor pun jadi deket. Saya suka banget bagaimana hubungan Eleanor dan Park yang digambarkan secara alami. Like they are meant to be. Kaya yang emang udah ditakdirkan untuk saling suka jadi gaperlu effort buat menarik perhatian masing-masing.

Secara fisik, mereka berdua sangat berbeda. Park blasteran Amerika-Korea dan bertubuh kecil. Sementara Eleanor keturunan Danish dengan rambut keriting oranye dan freckles, serta tubuh gemuk. Meskipun dari luar mereka terlihat bertolak belakang, tapi Eleanor dan Park ini klop banget. Suka gemes deh sama dialog mereka kalo lagi ngobrol. Duh emang ya kalo ketemu orang yg nyambung sama kita tuh menyenangkan banget!

Tapi, mereka berdua tuh suka banyak mikir. Terutama Eleanor. Dia sering banget ngerasa rendah diri dan insecure. Inilah kenapa saya bilang, novel ini ternyata dalem. Ga seringan novel remaja lain. Dengan permasalahan yg kadang disebabkan oleh orang dewasa, Eleanor dan Park juga dituntut untuk berpikir dan bersikap dewasa. Their love story is both cheesy and mature at the same time.

"I just can't believe that life would give us to each other, and then take it back,"
"I can," she said. "Life's bastard."
"But it's up to us...," he said softly. "It's up to us not to lose this."

You Might Also Like

0 comments