Hold Tight

Minggu, Agustus 04, 2013

Bermacam - macam buku fiksi romantis sudah saya baca, film - film dengan genre komedi romantis juga sudah saya tonton. Mendengar cerita secara langsung bagaimana dua orang saling bertemu dan akhirnya jatuh cinta pun sudah berkali - berkali. Dari semua cerita itu, saya cenderung menyukai cerita dengan tema: 'permainan waktu'. Bagaimana waktu membolak - balikkan perasaan manusia seperti rantai yang ga ada habisnya. Di suatu waktu, A jatuh cinta dengan B, tetapi B sudah memiliki C. Beberapa tahun kemudian, A dan B bertemu kembali, B menyadari bahwa yang ia cari selama ini adalah A. Setelah bertahun - tahun, akhirnya mereka saling menemukan. Saya menyukai kisah - kisah seperti itu, rasanya lucu melihat bagaimana takdir yang bekerja untuk kita. Dan pada akhirnya, kita bisa ngomong "Jodoh nggak akan kemana", atau "The right thing happens in a right time".

Sejujurnya, saya juga mengharapkan kisah cinta seperti itu. 
Bagaimana jika bertahun - tahun kemudian, saya bertemu kembali dengan orang - orang di masa lalu saya. Orang - orang yang dulunya kurang berarti di hidup saya dan terlewatkan, atau malah orang - orang yang dulu nyaris membuat cerita cinta bersama saya? Kita akan mengenang masa lalu, menceritakan kembali hal yang sudah - sudah. Bercerita bagaimana dulu kamu begitu, dan saya begini, pasti jadi hal yang menyenangkan. Nostalgia. Lalu kita akan mencoba mempertanyakan kembali perasaan masing - masing dan melihat apa yang akan waktu bawa untuk kita saat ini.

Tetapi, saat ini, saya tidak lagi ingin kisah cinta seperti itu. Saya tidak lagi ingin bertemu dengan orang di masa lalu saya, bernostalgia, atau bahkan memulai kisah lagi dengan mereka. Saya ingin bersama dengan orang yang bersama dengan saya sekarang, bukan kembali pada masa lalu. Karena, apa yang sudah saya dapat sekarang, sudah lebih dari cukup. Saya akan menjaga apa yang sudah saya punya sekarang dengan baik. Sebisa mungkin tidak akan melepaskannya. Menggegamnya dengan erat sehingga saya tidak perlu merasa kehilangan lagi. Dan kita tidak perlu melihat apa yang terjadi kemarin, tetapi melihat apa yang akan waktu bawa untuk kita hari ini, esok, dan seterusnya. 

You Might Also Like

0 comments