Stay, please.

Minggu, Oktober 28, 2012

Kamu benar, kita tidak pernah mempermasalahkan perbedaan jenis bacaan kita, atau perbedaan cara menulis kita. Saya tidak pernah mempermasalahkan pembicaraan kamu tentang pria tua bernama Marx. Dan kamu juga tidak pernah mempermasalahkan kebawelan saya yang tanpa henti tentang keponakan kecil saya. Kita tidak pernah mempermasalahkan semua itu.

Dan seharusnya kamu juga tau, menunggu tidak akan pernah menjadi masalah besar buat saya.
Saya masih menunggu kamu. Dan akan terus menunggu kamu.

Kamu selalu memberikan saya lagu, gambar, tulisan kamu. Tanpa saya minta.
Tapi, seandainya kali ini saya meminta, boleh? Saya ingin denger nyanyian kamu lagi. Saya mau kamu gambar untuk saya, meskipun dengan gambar kamu yang kekanak - kanakkan. Kamu bilang kamu akan terus menulis, dan saya mau terus baca tulisan kamu tentang saya.
Satu permintaan lagi: kalau boleh saya egois, saya mau kamu ada disini. Kamu harus ada disini. Nemenin saya. Sampai seribu tahun lagi.

You Might Also Like

0 comments