"For some stories"

Rabu, Februari 08, 2012

Halooo, duh kalo inget post terakhir kemaren rasanya mau mati nahan malu hahaha tapi nggak mau apus deh biarin. Lagi - lagi, untuk jadi pengingat. Walaupun nanti kalo baca lagi pasti mau nangis meraung - raung nahan malu HAHA. Oke, di post yang sekarang mau cerita tentang buku Life Traveler karya Windy Ariestanty. Di post yang "Home" sempet diceritain sedikit tentang novel ini. Life Traveler ini berisi tentang kisah perjalanan Windy selama ini. Namun, berbeda dengan kebanyakan novel traveler lainnya, di dalam buku ini Windy juga menceritakan tentang manusia. Iya, selain menceritakan perjalanan itu sendiri, Windy juga menceritakan pengalaman - pengalaman dan kisah hidup yang bisa dia ambil dari setiap perjalanannya. Kisah yang bisa dia ambil, dari orang - orang yang ditemuinya di perjalanan.

Hari gini siapa sih yang nggak suka jalan - jalan? Semua orang pasti suka. Tapi bagaimana seseorang melakukan perjalanan tersebutlah yang berbeda - beda. Ada orang yang melakukan perjalanan karena ada kesempatan, seperti urusan pekerjaan. Dan ada juga orang yang menganggap jalan - jalan sebagai bagian dari hidupnya, dan merupakan hobi yang susah dilepaskan serta salah satu tujuan yang harus dicapai. Lagi - lagi, bagaimana cara orang mengusahakan agar perjalanan tersebut dapat terlaksana juga berbeda - beda. Ada yang memang dalam hidupnya kata 'jalan - jalan' sudah tertata rapi di tanggal tertentu atau saat musim liburan, misal keluarganya yang royal jadi setiap tahun ada jatah jalan - jalan hahaha. Dan ada juga yang harus nabung dulu supaya perjalanan bisa tercipta, serta harus menghemat segimana mungkin biaya perjalanannya. NAH, yang tipe kedua itu gue hahahahahahahaha :""" Gue nggak tau Windy itu tipe yang mana, tapi yang pasti ia sangat menyukai perjalanan - perjalanan yang ia alami. Gue suka gaya penulisannya, bagaimana cara ia menceritakan perjalanan tersebut, bisa belajar banyak hal. Beda sama novel travel yang lain yang biasanya hanya menulis tentang hal umum tentang suatu tempat tertentu atau tips - tips perjalanan aja. Selain itu, ada bagian yang gue suka banget, alasan mengapa Windy melakukan perjalanan - perjalanan itu:

"And why did you make this trip?"
"For some stories."
Saya tak bohong. Itu jawaban saya yang paling jujur. Saya ingin menemukan cerita untuk ditulis. Cerita tentang apa saja selama perjalanan ini. Saya mengamati orang yang saya temui. Mencoba menemukan kisah mereka. Menjelajah setiap sudut tempat yang saya kunjungi. Menangkap pesan yang tersembunyi. Atau bahkan isyarat yang tak saya pahami. Saya seperti pemungut remah yang mengumpulkan remah yang tercecer di sepanjang jalan. Berharap setiap remah itu akan membawa saya bertemu sesuatu. Entah apa.

Yup, kenapa gue suka bagian itu karena...........hal itu kurang lebih sama dengan tujuan gue. Gue mau nanti setiap gue melakukan perjalanan, gue dapat menemukan satu cerita paling nggak. Buat ditulis, buat diceritakan kembali, buat jadi pelajaran, dan buat dikenang nantinya. Salah satu alasan gue pingin jadi jurnalis juga ya itu, mencari berita, mencari cerita. Gue ingin tau yang dianggap orang 'biasa', ternyata menyimpan cerita yang nggak biasa di dalamnya. Dan gue mau jadi orang yang menceritakan hal tersebut, gue mau memberitahu orang lain bahwa apa yang mereka anggap 'biasa' itu ternyata ada cerita di dalamnya. Baca buku ini, belajar banyak banget. Terutama untuk orang yang suka jalan - jalan juga sih hehe. Bahkan gue sampe nyatetin quote - quote dari buku ini lho karena bagus - bagus banget kata - katanya. Eh tapi jangan salah, di buku ini juga lengkap kok tips - tips buat mempermudah perjalanan. Mulai dari biaya, persiapan perjalanan, sampai rekomedasi tempat - tempat wisata yang menarik.

Woaaah, harus nabung lebih banyak lagi biar cita - cita keliling dunia tercapai! Amiiin!

You Might Also Like

2 comments

  1. "hari gini siapa sih yg gasuka jalan-jalan?". ada git. si itu bukannya mager ngga ketulungan git kata lo? hahahahaa ;p

    BalasHapus
  2. Nis..........................................

    BalasHapus